Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Aboe Bakar Minta Aktor Intelektual Penyelundupan 2 Ton Narkoba Diburu

23 Februari 2026

Muzani: Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen Terlalu Tinggi 

23 Februari 2026

Bambang Haryadi Usul Antam Jadi Off Taker Wajib Demi Cegah Peredaran Emas Ilegal

23 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Aboe Bakar Minta Aktor Intelektual Penyelundupan 2 Ton Narkoba Diburu
  • Muzani: Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen Terlalu Tinggi 
  • Bambang Haryadi Usul Antam Jadi Off Taker Wajib Demi Cegah Peredaran Emas Ilegal
  • Habiburokhman Minta Polri Usut Tuntas Kasus Kematian Nizam
  • Aparat Harus Usut Tuntas Penyelundupan 2 Ton Narkoba Via Kapal Sea Dragon
  • Anis Byarwati: Kebijakan WFA Bagi Pekerja Jelang Lebaran Strategi Cerdas
  • Novita Wijayanti Tekankan Kesiapan Transportasi Lebaran
  • Komisi III DPR Harap Ketua BEM UGM Lapor ke Polisi Soal Teror yang Dialaminya
Jumat, Februari 27
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » DPR Minta Pemerintah Kedepankan Pendekatan Persuasif di Papua

DPR Minta Pemerintah Kedepankan Pendekatan Persuasif di Papua

redaksiBy redaksi19 Februari 2026Updated:26 Februari 2026 DPR Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi I DPR RI Taufiq R. Abdullah, menyoroti kondisi keamanan di Papua yang masih menghadapi tantangan serius, mengingat aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang memperjuangkan Papua Merdeka masih terus berlangsung.

“Kita melihat memang situasinya belum aman sepenuhnya. Ada kelompok-kelompok yang masih terus berupaya mewujudkan cita-citanya,” kata Taufiq, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta Kementerian Pertahanan dan aparat keamanan untuk tetap menjalankan strategi ganda, yakni menjaga kesiapsiagaan pasukan sekaligus mengedepankan pendekatan persuasif dalam meredam konflik.

Menurutnya, setiap langkah penegakan keamanan harus dilakukan dengan sangat cermat, mengingat kompleksitas persoalan di Papua terletak pada pola pergerakan kelompok bersenjata yang seringkali berbaur dengan masyarakat sipil.

“Ketika harus dilakukan tindakan militer, problemnya mereka bercampur dengan sipil. Ini yang menjadi tantangan dan tidak mudah,” jelasnya.

Pihaknya juga menekankan pentingnya kehati-hatian agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.

Sehingga strategi keamanan di Papua harus tetap berimbang antara ketegasan negara dalam menjaga kedaulatan dan perlindungan terhadap warga sipil. Pendekatan yang presisi, terkoordinasi, dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Ini persoalan yang kompleks, sehingga penanganannya juga tidak bisa dilakukan dengan satu pendekatan saja,” katanya menambahkan.

DPR
redaksi

Keep Reading

Aboe Bakar Minta Aktor Intelektual Penyelundupan 2 Ton Narkoba Diburu

Muzani: Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen Terlalu Tinggi 

Bambang Haryadi Usul Antam Jadi Off Taker Wajib Demi Cegah Peredaran Emas Ilegal

Habiburokhman Minta Polri Usut Tuntas Kasus Kematian Nizam

Aparat Harus Usut Tuntas Penyelundupan 2 Ton Narkoba Via Kapal Sea Dragon

Anis Byarwati: Kebijakan WFA Bagi Pekerja Jelang Lebaran Strategi Cerdas

Berita Terkini

Aboe Bakar Minta Aktor Intelektual Penyelundupan 2 Ton Narkoba Diburu

23 Februari 2026

Muzani: Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen Terlalu Tinggi 

23 Februari 2026

Bambang Haryadi Usul Antam Jadi Off Taker Wajib Demi Cegah Peredaran Emas Ilegal

23 Februari 2026

Habiburokhman Minta Polri Usut Tuntas Kasus Kematian Nizam

22 Februari 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?