Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan, pihaknya akan menunggu pengumuman dari pimpinan DPR mengenai nama-nama calon duta besar (dubes) Indonesia untuk negara-negara sahabat, termasuk Amerika Serikat (AS). Karena, setelah pimpinan DPR menyerahkan ke Komisi I, kemudian segera dilakukan rapat dengan para calon dubes tersebut.
“Nanti bila sudah ada kepastian siapa, nanti akan diumumkan oleh pimpinan DPR dulu. Akan dari pemerintah dikirim ke pimpinan DPR, dari pimpinan DPR baru dikirim ke komisi I,” kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Juli 2025.
Politisi Partai Golkar ini mengaku belum mengetahui pasti jumlah maupun nama-nama siapa saja dalam Surat Presiden (Surpres) yang dikirimkan pemerintah ke pimpinan DPR.
“Belum tahu jumlahnya berapa. Belum ada bayangan sama sekali, karena tunggu pimpinan DPR dulu yang mengumumkan,” ucapnya.
“Namanya juga masih simpang siur ya. Ada yang bilang A, B, jadi memang saya nggak berani ngomong sampai dengan ada surat di tangan,” sambungnya.
Kendati demikian, Dave memastikan, Komisi I DPR akan segera menggelar uji kelayakan dan kepatuhan atau fit and proper test bila nama-nama calon Dubes tersebut sudah diterima.
“Jadi kalau memang mungkin, kalau sudah masuk namanya (calon-calon Dubes), bisa kita langsung selenggarakan fit and proper test nya,” tukasnya.
Sebagai informasi, jabatan Dubes RI untuk negara-negara sahabat banyak yang masih kosong. Seperti Dubes RI untuk PBB, Amerika Serikat (AS), Jepang, Jerman, serta Korea Utara.