Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

MIND ID Bukukan Pendapatan Rp139 Triliun Lewat Hilirisasi

24 April 2026

Melonjak 103%, Investasi Triwulan I 2026 Batam Tembus Rp17,4 Triliun

23 April 2026

KWP Awards 2026, GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Penggerak Harmoni dan Budaya

23 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • MIND ID Bukukan Pendapatan Rp139 Triliun Lewat Hilirisasi
  • Melonjak 103%, Investasi Triwulan I 2026 Batam Tembus Rp17,4 Triliun
  • KWP Awards 2026, GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Penggerak Harmoni dan Budaya
  • Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026
  • KWP Award 2026, Lia Istifhama Sabet Penghargaan Senator Penguat Kebijakan Publik
  • KWP Award 2026 Jadi Pemicu Ibas Perkuat Komitmen Pengembangan Ekonomi Pedesaan
  • Peduli Kesejahteraan Rakyat, Fraksi Demokrat Raih Penghargaan KWP Award 2026
  • Eksistensi Mimika Diakui di Jakarta, Bupati Johannes Rettob Sabet Penghargaan Inovasi Daerah KWP Award 2026
Senin, Mei 4
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Oleh Soleh: RUU Penyiaran Harus Lebih Adil dan Lebih Ramah

Oleh Soleh: RUU Penyiaran Harus Lebih Adil dan Lebih Ramah

redaksiBy redaksi14 April 2025Updated:22 April 2025 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh mengatakan pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran harus berfokus pada aturan yang lebih adil dan ramah.

“UU Penyiaran ini kita berfokus lebih kepada bagaimana membuat ekosistem penyiaran yang lebih adil dan lebih ramah,” kata Oleh kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025.

Legislator Jabar Dapil XI itu menyatakan bila poin adil yang dimaksud adalah relevan dengan perkembangan zaman. Terutama, di era media sosial (medsos) yang semakin berkembang.

Menurut dia, dengan medsos semua orang bisa menjadi reporter dan membuat berita yang berbahaya bila informasi yang dipublikasikan masih belum jelas.

“Poin adil yang dimaksud disini adalah bila sesuai dengan perkembangan zaman, munculnya medsos ini kan membuat  kita semua bisa jadi seorang reporter jadi ini rencananya dibatasi,” ucapnya.

Oleh menyatakan hal yang tidak kalah penting adalah mengenai permasalahan bisnis. Dia mengatakan dunia semakin dinamis dan terus mengalami perubahan. Belum lagi UU Penyiaran ini, kata Oleh, sudah tidak lagi relevan dengan era sekarang.

Terakhir, Oleh menyatakan salah satu poin yang tidak kalah penting dalam RUU Penyiaran ini adalah terkait perlindungan konsumen terutama pada anak-anak.

“Tentu, zaman terus berubah untuk itu kami di Komisi I secara cepat beradaptasi dengan kondisi hari ini, selain soal tumpang tindih regulasi kami juga ingin memasukan poin perlindungan konsumen terutama pada anak anak,” kata dia.

DPR
redaksi

Keep Reading

KWP Awards 2026, GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Penggerak Harmoni dan Budaya

Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

KWP Award 2026, Lia Istifhama Sabet Penghargaan Senator Penguat Kebijakan Publik

KWP Award 2026 Jadi Pemicu Ibas Perkuat Komitmen Pengembangan Ekonomi Pedesaan

Peduli Kesejahteraan Rakyat, Fraksi Demokrat Raih Penghargaan KWP Award 2026

Eksistensi Mimika Diakui di Jakarta, Bupati Johannes Rettob Sabet Penghargaan Inovasi Daerah KWP Award 2026

Berita Terkini

MIND ID Bukukan Pendapatan Rp139 Triliun Lewat Hilirisasi

24 April 2026

Melonjak 103%, Investasi Triwulan I 2026 Batam Tembus Rp17,4 Triliun

23 April 2026

KWP Awards 2026, GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Penggerak Harmoni dan Budaya

23 April 2026

Li Claudia Chandra: Sang Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

16 April 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?