Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

RAP Sports Day 2026 Satukan Kurator dan Advokat

4 September 2026

Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

28 Agustus 2026

Masuk BNI WondrX Gratis, Nasabah Bisa Ikut Lelang Rejeki Wondr Setiap Hari

23 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • RAP Sports Day 2026 Satukan Kurator dan Advokat
  • Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT
  • Masuk BNI WondrX Gratis, Nasabah Bisa Ikut Lelang Rejeki Wondr Setiap Hari
  • BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan Sejak Dini
  • WondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
  • Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
  • Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
  • BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona
Jumat, September 4
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda ยป Suvei Voxpol: Masyarakat Ingin Melki-Johni Jadi Pimpin NTT

Suvei Voxpol: Masyarakat Ingin Melki-Johni Jadi Pimpin NTT

redaksiBy redaksi17 Oktober 2024 Uncategorized Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Politisi Partai Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena mendominasi suara pemilih di Pilgub NTT 2024. Hal ini berdasarkan hasil survei yang dirilis Voxpol Center pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Dalam survei tersebut, pria yang akrab disapa Melki itu meraih 38,5 persen suara disusul Yohanes Fransiscus Lema dengan 35,5 persen suara, dan Simon Petrus Kamilasi dengan 15,2 persen suara.

Peneliti Voxpol Center, M. Erfa Redhani mengatakan torehan suara ini juga berbanding lurus, dimana para wakil dari masing-masing cagub juga memperoleh suara yang sebanding.

Perpaduan suara cagub dan cawagub lah yang akhirnya, kata Erfa memperlebar jarak torehan masing-masing paslon.

“Emanuel Melkiades Laka Lena – Johanes Asodoma meraih suara 37,3 persen; kemudian Yohanis Fransiskus Lema – Jane Natalia Suryanto meraih suara 33,8 persen; Simon Petrus Kamlasi – Andreas Garu meraih suara 18,3 persen,” kata Erfa dalam konferensi persnya, Kamis, 17 Oktober 2024.

Lebih jauh, Erfa menjelaskan bahwa mayoritas responden sebanyak 68,4 persen merupakan pemilih rasional, disusul oleh pemilih sosiologis 13 persen dan pemilih psikologis 13 persen.

Namun, menariknya, dari keseluruhan responden yang ditanya mengaku mantap dengan pilihan mereka.

“Mayoritas responden 85 persen sudah mantap, namun 10,6 persen responden belum mantap masih mungkin berubah,” jelasnya.

Perolehan suara Melki juga dimotori tim suksesnya yang terus-menerus giat turun ke masyarakat untuk menjaring aspirasi.

“Tim sukses pasangan Emanuel Melkiades Laka Lena-Johanis Asadoma paling sering berkunjung ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi 30,5 persen, disusul tim sukses pasanganan Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto 26,8 persen,” ungkapnya.

Adapun jumlah responden survei ini sebanyak 1.200 orang dengan proporsi 50:50 antara laki-laki dan perempuan yang digelar dalam rentang waktu selama 10 hari, mulai dari tanggal 5 hingga 14 Oktober 2024.

Sampel berasal dari 22 Kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur yang terdistribusi secara proporsional berdasarkan besaran jumlah penduduk.

Terkait kinerja tim sukses masing-masing paslon, Direktur Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan intensitas turunnya tim relawan ke masyarakat sangat menentukan dinamikan perolehan suara para paslon.

“Saya katakan fluktuasi elektabilitas kampanye baik dari calon tim sukses atau relawan kapan mereka turun sangat berpengaruh. Karena intensitas tim sukses atau relawan hari ini sangat mempengaruhi juga,” jelas Pangi.

Pangi tak memungkiri jika hasil suara pasangan Melki-Johanis sebagian besar dipengaruhi kinerja tim sukses mereka.

“Selain daripada gencarnya tim sukses di lapangan kalo dilihat dari hasil survei ini memang tim sukses yang sering turun kelihatan dari data kita siapa yang paling sering turun mana yang belum,” kata Pangi.

Menanggapi hasil survei Voxpol Center, Akademisi Universitas Cendana, Yohanes Jimmy Nami mengatakan tantangan ketiga paslon di masa kampanye nanti adalah soal perbedaan karakteristik pulau-pulau yang ada di NTT.

Pasalnya, menurut Yohanes, masyarakat di masing-masing pulau di NTT punya kultur yang beragam sehingga para paslon harus bisa memahami dengan baik agar bisa menarik hati pemilih.

“Ada kavling-kavling geografis yang harus difahami betul untuk mentransfer apa yang dia sedang pikirkan buat NTT ke depan, misalnya pulau Timor dengan karakteristik pluralnya yang cukup kuat itu tentu beda cara memberikan atau mentransfer imajenasi postur politik para calon gubernur ini dengan misalnya yang ada di pulau Flores dan pulau Sumba,” kata Yohanes.

“Jadi karakteristik dan masyarakat itu harus benar-benar difahami betul ketiga calon ini,” tukas dia.

redaksi

Keep Reading

RAP Sports Day 2026 Satukan Kurator dan Advokat

Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM

BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026

Berita Terkini

RAP Sports Day 2026 Satukan Kurator dan Advokat

4 September 2026

Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

28 Agustus 2026

Masuk BNI WondrX Gratis, Nasabah Bisa Ikut Lelang Rejeki Wondr Setiap Hari

23 Agustus 2026

BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan Sejak Dini

23 Agustus 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?