Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

27 Juni 2026

BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor

25 Juni 2026

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen
  • BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor
  • Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan
  • BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
Rabu, Juli 1
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » My Esti Wijayati Minta Ada Kesetaraan Anggaran Pendidikan Keagamaan

My Esti Wijayati Minta Ada Kesetaraan Anggaran Pendidikan Keagamaan

redaksiBy redaksi26 Juni 2024Updated:5 Juli 2024 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Badan Anggaran DPR RI My Esti Wijayati meminta adanya kesetaraan pada alokasi anggaran pendidikan keagamaan.

Pasalnya, menurut Esti pendidikan keagamaan pada sekolah yang ada di bawah naungan Kementerian Agama seharusnya malah mendapat porsi lebih.

Hal itu karena banyak orang tidak mampu yang dititipkan di sekolah keagamaan.

“Ini menjadi sebuah pernyataan saya tadi, ada ketidakadilan dan ada ketidaksetaraan. Jumlah siswa di bawah Kemendikbud 40 sekian juta, Kemenag 11 sekian juta, artinya 1 banding 4 lalu program PIP kalau tadi siswanya 1 banding 4, PIP-nya 1 banding 10. Sekarang beasiswa di Kemenag hanya sekitar 2 juta mestinya minimal 5 juta,” ujarnyaseusai mengikuti Rapat Panja RKP dan Prioritas Anggaran TA 2025 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (24/06/2024).

Diketahui secara nasional, kuota Program Indonesia Pintar (PIP) 2024 milik Kementerian Agama adalah sebesar 2.329.663 orang. Kuota ini didistribusikan kepada 1.028.209 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), 907.961 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 393.493 siswa Madrasah Aliyah (MA). Sementara itu, di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi terdapat kuota untuk 18,6 juta siswa.

“Kalau kita berpikir lebih jauh, mestinya (beasiswa) yang di Kemenag lebih banyak. Mengapa? banyak orang tidak mampu dititipkan di sekolah keagamaan dan tempat sekolah-sekolah itu juga banyak yang di daerah-daerah terpencil, tertinggal,” ujarnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menuntut Pemerintah untuk berlaku setara pada pendidikan yang ada di Kemendikbudristek dan Kemenag. Karena walaupun berbeda atap, pendidikan keagamaan ini juga penting karena menyangkut masa depan bangsa.

Ia juga meminta agar keran Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi pendidikan keagamaan juga dibuka agar pemerintah daerah juga dapat memperhatikan pendidikan keagamaan.

“Itu fungsi pendidikan (di Kemenag) judulnya sama dengan fungsi pendidikan yang ada di Kemendikbud hanya beda kewenangannya. Kalau memang tidak mau susah-susah ya jadiin satu saja. Bagaimana (agar) pondok pesantren, pendidikan keagamaan jadinya di bahwa Kemendikbud? supaya apa? Kualitasnya, fasilitasnya,  gurunya juga diperhatikan,” pungkasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun

DPR Soroti Kasus Gagal Berangkat Umrah Ribuan Calon Jemaah Hanania Travel

Sumatra Blackout, PLN Harus Beri Kompensasi

TNI Bisa Tangani Begal dengan Mekanisme Perbantuan Polri

DPR Apresiasi Pelayanan Jemaah Reguler Indonesia di Mina

Pelaksanaan Haji 2026, Timwas DPR: Semua Relatif Terkendali

Berita Terkini

DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

27 Juni 2026

BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor

25 Juni 2026

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

20 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?