Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

27 Juni 2026

BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor

25 Juni 2026

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen
  • BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor
  • Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan
  • BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
Kamis, Juli 2
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Kendala Akses Bikin Pelabuhan Kijing Belum Beroperasi Optimal

Kendala Akses Bikin Pelabuhan Kijing Belum Beroperasi Optimal

redaksiBy redaksi21 Juni 2024Updated:4 Juli 2024 DPR Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat masih belum beroperasi secara optimal lantaran belum adanya akses jalan yang memadai. 

Padahal pelabuhan yang diresmikan sejak 2022 tersebut digadang-gadang akan menjadi pelabuhan terbesar di Kalimantan, sekaligus masuk dalam jajaran pelabuhan terbesar di tanah air.

“Menurut Pelindo tadi, ini sudah siap baik untuk curah kering, kemudian curah basah kemudian juga untuk peti kemas sudah siap semua. Memang kendala seperti yang kita bahas tadi soal akses, jalan akses menuju ke pelabuhan ini. Sehingga masih dibatasi untuk sementara peti kemas tidak di sini karena keterbatasan lebar jalan ke dan keluar dari Pelabuhan ini ya,” jelas Ketua Komisi V DPR RI Lasarus di tengah peninjauan ke Pelabuhan Internasional Kijing, Mempawah, Kalimantan Barat pada Kamis (20/6/2024).

Ia mendorong Pemerintah untuk segera turun tangan agar pelabuhan tersebut dapat segera beroperasi secara penuh. Dalam rapat kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI di kawasan Pelabuhan Kijing, sempat disinggung mengenai upaya pelebaran jalan dan wacana pembangunan jalan tol sebagai akses menuju dan dari pelabuhan.

“Kalau persoalan jalan ini belum selesai. Apakah bikin jalan tol atau kita bikin jalannya sudah ada nih diperlebar menjadi sekian jalur pilihannya ada di pemerintah silakan saja. Yang penting sekarang persoalan jalan menuju ke pelabuhan ini segera kita selesaikan,” kata politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut usai rapat dengan PT Pelindo, Kementerian Perhubungan dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Selain diproyeksikan menjadi hub bagi lalu lintas barang di Kalimantan, kawasan ini juga disiapkan untuk menjadi kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan. Saat ini, Pupuk Saraswati menjadi salah satu perusahaan yang telah mendirikan pabrik di kawasan tersebut.

“Tadi disampaikan kepada kami dari 200 hektar lahan yang sudah disiapkan tinggal 60 hektar yang eksisting, berarti ada 140 hektar itu sudah disewa oleh pihak investor. Berarti (ada) daya tarik (bagi) investor untuk menanamkan investasinya di sini. Nanti mereka berproduksi di sini kemudian barangnya bisa dikirim ke seluruh dunia,” jelas Lasarus.

Untuk itu, legislator Dapil Kalimantan Barat II ini berharap adanya langkah konkret pemerintah untuk segera membangun akses jalan Pelabuhan Internasional Kijing. Adapun pelabuhan ini digadang akan menggantikan peran Pelabuhan Dwikora, Pontianak yang memiliki keterbatasan lahan. 

“Kita berharap kelengkapan dari pelabuhan ini yaitu soal Jalan akses tadi itu perlu negara hadir di sana untuk mempercepat jalan aksesnya bisa diselesai,” tutup Lasarus.

Berdasarkan laporan pandangan mata, perjalanan dari Kota Pontianak ke Pelabuhan Kijing melalui rute Pantai Utara Kalbar masih didominasi oleh jalan satu lajur untuk masing-masih jalur.

Kementerian PUPR melalui dukungan Konektivitas Jalan Nasional telah mengupayakan pelebaran Jalan Nasional menjadi Standar Jalan Nasional dari semula Lebar Jalan 6,00 m menjadi Lebar Jalan 7,50 m di sejumlah ruas seperti Kota Mempawah – Sei Pinyuh dan Jalan Sei Duri – Bts. Kota Mempawah. Selain itu dilakukan juga pekerjaan pembangunan relokasi jalan nasional ruas Sei Duri – Mempawah sepanjang 5,2 km.

Pelabuhan Internasional Kijing berada sekitar 94 km barat laut Pelabuhan Dwikora di Kota Pontianak. Dibangun di tepi Selat Karimata dan berdekatan dengan Singapura, Selat Malaka, dan Laut Cina Selatan, pelabuhan ini dianggap memiliki posisi yang lebih strategis dibanding pelabuhan lama yang mengandalkan jalur sungai.

DPR
redaksi

Keep Reading

Once Mekel Soroti Kebijakan PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun

DPR Soroti Kasus Gagal Berangkat Umrah Ribuan Calon Jemaah Hanania Travel

Sumatra Blackout, PLN Harus Beri Kompensasi

TNI Bisa Tangani Begal dengan Mekanisme Perbantuan Polri

DPR Apresiasi Pelayanan Jemaah Reguler Indonesia di Mina

Pelaksanaan Haji 2026, Timwas DPR: Semua Relatif Terkendali

Berita Terkini

DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

27 Juni 2026

BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor

25 Juni 2026

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

20 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?