Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen

12 Mei 2026

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen
  • BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa
  • Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025
  • Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini
  • Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman
  • Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan
  • Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi
  • DPR Soroti Wacana Pemerintah Tutup Program Studi di Perguruan Tinggi
Rabu, Mei 13
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Komisi IV DPR: Bea Masuk Taman Nasional Komodo Tdak Mencukupi Kebutuhan Pemeliharaan

Komisi IV DPR: Bea Masuk Taman Nasional Komodo Tdak Mencukupi Kebutuhan Pemeliharaan

redaksiBy redaksi1 Mei 2024Updated:27 Mei 2024 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mengungkapkan bahwa biaya masuk yang saat ini ditetapkan tidak mencukupi untuk pemeliharaan dan pengelolaan Taman Nasional.

Hal ini disampaikan Sudin saat mengunjungi Pulau Rinca yang merupakan satu habitat komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT)

“Biaya masuk bagi warga lokal sangat kecil, hanya Rp5.000, sementara untuk wisatawan asing adalah Rp150.000. Angka-angka ini jelas tidak mencukupi untuk kebutuhan seperti pemeliharaan jalan, kebersihan fasilitas, dan gaji pegawai yang menjaga taman,” ujar Sudin, di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Selasa (30/4/2024).

Selain itu, Sudin juga menyoroti distribusi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang dirasa kurang adil, di mana dari Rp41,05 miliar yang terkumpul setahun, hanya Rp24 miliar yang dikembalikan untuk pengelolaan taman.

“Kita harus memikirkan ulang skema pembagian ini. Idealnya, jika taman bisa mengumpulkan Rp100 miliar setahun, setidaknya 50% harus kembali ke taman nasional, sisanya bisa dibagi 30% diambil oleh pusat, 20% dikembalikan ke pemerintah daerah kan Win-win solution,” ujar Sudin.

Menurut Sudin, peran serta hotel dan operator wisata lokal sangat penting dalam mendukung keberlanjutan taman melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Hotel-hotel besar yang mendapat keuntungan dari wisatawan yang datang untuk melihat Komodo seharusnya berkontribusi lebih dalam konservasi. Misalnya dengan menyediakan solar untuk operasional kapal wisata yang banyak mengalami kesulitan membeli bahan bakar.
 
“Terbayang enggak sekarang ini mereka aja (kapal-kapal wisata), saya rasa untuk beli solar genset pun berat sekali. Sementara hotel-hotel harusnya kan tergerak hatinya memberikan CSR, misalnya memberikan solar. Terbayang tidak orang itu nginp di hotel di labuan Bajo ini apa tujuannya apa? Ya melihat Komodo, kalau ini ditutup hotelnya juga tutup, kenapa mereka tidak menyisihkan sedikit aja CSR,” ujarnya.

Sudin menekankan bahwa keberlangsungan Taman Nasional Komodo tidak hanya penting bagi konservasi tetapi juga untuk ekonomi lokal.

“Jika taman ini ditutup, banyak sektor usaha yang akan terkena dampak, termasuk hotel-hotel di area tersebut. Oleh karena itu, sangat penting untuk menemukan solusi win-win yang mendukung keberlangsungan hidup Komodo dan juga masyarakat lokal,” pungkas Sudin.

DPR
redaksi

Keep Reading

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan

Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi

DPR Soroti Wacana Pemerintah Tutup Program Studi di Perguruan Tinggi

Penguatan Ketahanan Pangan Jadi Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

Berita Terkini

Beli Tiket Konser Sammy Simorangkir via wondr by BNI Diskon 20 Persen

12 Mei 2026

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

11 Mei 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?