Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
Sabtu, Agustus 22
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » DPR Tampung Masukan Masyarakat Terkair Proses Pembentukan UU

DPR Tampung Masukan Masyarakat Terkair Proses Pembentukan UU

redaksiBy redaksi1 Februari 2024Updated:4 Maret 2024 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (PUU Bidang Polhukham) Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI mengadakan kunjungan NTB. Dalam kunjungan ini, PUU bertemu dengan sivitas akamedika dan menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai upaya pencegahan Korupsi Politik serta menutup celah peluang terjadinya korupsi dalam Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

MoU dengan kampus-kampus di NTB kali ini merupakan jembatan untuk mendapatkan masukan Naskah Akademik (NA) dan Rancangan Undang-Undang (RUU) dari kajian ilmiah dengan putusan politik di DPR RI.

“Di Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa dan Universitas Samawa merupakan MoU yang ke-65 dan 66, kemudian Universitas Cordova yang ke-67 ini yang dilakukan BK DPR RI guna mendapatkan partisipasi publik secara langsung dalam pembentukan UU dengan penerapan metode Corruption Risk Analysis (CRISYS),” kata Kepala PUU Bidang Polhukam Lidya Suryani Widayati usai menandatangani MoU di Sumbawa Barat, NTB, Rabu (31/1/2024). 

Dalam pembentukan peraturan perundang-undangan, Ia melanjutkan, terdapat metode Regulatory Impact Analysis (RIA) dan metode Rule, Opportunity, Capacity, Communication, Interest, Process, and Ideology (ROCCIPI) tetapi pihaknya menerapkan metode CRISYS karena memiliki kriteria yang langsung dapat diterapkan sehingga mencegah potensi terjadinya korupsi sebelum dibentuknya undang-undang. 

“Diharapkan dengan adanya MoU dan Perjanjian Kerja Sama ini semakin banyak masukan dari perguruan tinggi guna penyempurnaan naskah akademik dan rancangan undang-undang ke depannya, sehingga partisipasi publik dapat tercapai dengan baik,” harapnya. 

Disaat yang bersamaan, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas mengatakan bahwa Pulau Sumbawa merupakan tempat aktivis maupun pemikir rasional dan cerdas.

DPR RI mencoba dengan MoU dan penandatanganan kerja sama di Sumbawa bahwa dalam setiap penyusunan naskah akademik rancangan undang-undang perlu keterlibatan tenaga pengajar agar bisa lebih maksimal. 

“Sehingga tidak hanya melibatkan perguruan tinggi besar tapi sekaligus menjadi sarana untuk memberikan pokok-pokok pikiran dalam penyusunan Naskah Akademik RUU agar partisipasi itu bisa bersifat langsung,” jelasnya. 

Dikesempatan yang sama, Rektor Universitas Cordova, Lalu Zulkifli Muhadli mengatakan bahwa pihaknya senang karena sejak kampus berdiri tahun 2009 sampai hari ini belum pernah ada kunjungan resmi dari DPR RI.

“Kami sangat senang dan mengapresiasi kunjungan ini, untuk lebih melibatkan partisipasi masyarakat dalam pembentukan undang-undang agar undang-undang itu lebih dirasakan keberadaan, keadilan dan manfaatnya untuk masyarakat,” ungkapnya.  

Ia menilai bahwa metode CRISYS sangat tepat dan bermanfaat guna penerapannya dalam pembentukan peraturan undang-undang, tentunya pihaknya (Universitas Cordova) akan lebih aktif dalam memberikan sumbang saran dan masukan untuk NA dan RUU ke depan.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BGN Harus Maksimalkan Penyerapan Hasil Petani dan UMKM untuk MBG

Komisi I DPR Serahkan DIM RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke Pemerintah

Ketua DPR Sampaikan Simpati Atas Bencana Gempa Dahsyat di Tiga Negara

Banyak Manajer Kopdem Meninggal, DPR Soroti Kegagalan Deteksi Kesehatan Peserta SPPI

Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Oleh Soleh: Ini Masalah Serius

Berita Terkini

BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona

21 Agustus 2026

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?