Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

27 Juni 2026

BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor

25 Juni 2026

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen
  • BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor
  • Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan
  • BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
Minggu, Juni 28
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Nono Sampono Dorong Peningkatan Akses Transportasi Pulau Rhun

Nono Sampono Dorong Peningkatan Akses Transportasi Pulau Rhun

redaksiBy redaksi8 November 2023Updated:15 November 2023 DPD Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Nono Sampono mendorong akses transportasi menuju Pulau Rhun yang masih sangat minim. Diperlukan upaya yang serius dari pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur untuk transportasi laut dan darat yang memadai, sehingga memudahkan bagi para wisatawan yang hendak menyambangi pulau terluar dan terkecil dari 11 pulau di Kepulauan Banda Naira ini.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPD RI Letjen TNI (Mar) Purn Dr. Nono Sampono, M.Si disela sela acara peresmian Mushala Assolihin di Desa Rhun Kecamatan Banda, Kab. Maluku Tengah dalam sebuah rangkaian kunjungan kerja sebagai Wakil Ketua DPD RI (Rabu, 8/11/2023). Dalam sambutannya, senator asal Maluku itu menyampaikan beberapa pesan dan juga nasehat agar masyarakat Rhun selalu menjaga kearifan lokal baik dari sisi budaya maupun kekayaan alamnya. Karena dari hal tersebut lah, Pulau Rhun akan selalu menjadi incaran para turis, baik lokal maupun internasional.

“Banda telah terbuka aksesnya, tetapi layanan transportasi laut maupun udara untuk askes pengunjung datang dan keluar mungkin juga harus kita tingkatkan lagi kualitasnya,” ujar Nono.

Dikatakan Nono Sampono, Pulau Rhun menyimpan sejarah masa lalu yang sangat mendunia. Ditambah kearifan lokal masyarakat setempat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, adat istiadat dan budaya. Wilayah ini juga memiliki daya tarik tersendiri dengan pesona sumber daya alam baik diperairan maupun wilayah daratan.

Disela-sela menjalankan tugas sebagai pimpinan lembaga tinggi negara, Senator asal Maluku ini menyempatkan diri untuk hadir menyapa masyarakat sekaligus meresmikan sebuah Mushala sebagai nilai-nilai keagamaan.

“Kami berharap dengan adanya bangunan mushola ini warga lingkungan Pulau Rhun dapat meningkatkan rasa keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT” jelas Nono Sampono.

Tak lupa, Nono Sampono juga menghimbau untuk menjaga nilai-nilai keagamaan yang ditinggalkan sebagai warisan turun temurun.

Nono Sampono juga mendorong agar dibangun sebuah masjid yang tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah saja, namun juga dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan, baik hafalan Quran dan memperbaiki kualitas bacaan Quran dan aktivitas syiar lainnya.

Berdasarkan data, ada sekitar 500 KK atau sebanyak 2000 jiwa yang menempati pulau dengan luas sekitar 600 hektar ini. Sejak jaman dahulu, pulau Rhun terkenal sebagai penghasil Pala dengan kualitas terbaik di Indonesia. Konon, harga Pala dari pulau Rhun lebih mahal dari harga emas dikala itu.

Masih menurut Nono Sampono, Pulau Rhun memiliki catatan sejarah yang panjang. Tidak kurang dari 50 tahun, Belanda dan Inggris memperebutkan Pulau penghasil pala ini.

“Di Banda, hampir semua wilayah dikuasai Belanda, kecuali Rhun, karena Rhun dikuasai Inggris. Kenapa Inggris bertahan di Rhun? Di zaman itu, palanya lebih banyak daripada pala di Pulau Banda,” terang Nono Sampono. 

Seperti diketahui, pihak Belanda pernah rela menukar Pulau Rhun yang dikuasai oleh Inggris dengan Niew Amsterdam (sekarang Manhattan) yang kala itu di kuasai oleh Belanda. Oleh karena itu, Pulau Rhun layak dijuluki syurga buah pala di Timur Indonesia.

DPD RI Indonesia
redaksi

Keep Reading

Lestari Moerdijat: Upaya Perlindungan terhadap Korban TPPO Harus Dikedepankan

Pimpinan MPR Dukung Keputusan Prabowo Untuk Amnesti Dan Abolisi: Menghormati Kedaulatan Hukum

DPD: Pemerintah Siapkan Langkah Konkret Hadapi Kebijakan Trump

Dijumpai Haji Uma di Tahanan Denpomal Lhokseumawe, Tersangka Pembunuhan Sales Mobil Menangis

Sultan: Evakuasi Warga Gaza Wujud Komitmen Kemanusiaan Indonesia

Tamsil Linrung Bakal Hadiri Tabligh Akbar Nasional Bersama Bupati Sidrap

Berita Terkini

DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

27 Juni 2026

BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor

25 Juni 2026

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

20 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?