Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa Sekolah Rakyat di Sulsel

26 September 2026

BNI Perkuat Dukungan Sekolah Rakyat Lewat Program Edukasi di Sulsel

26 September 2026

KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat

21 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa Sekolah Rakyat di Sulsel
  • BNI Perkuat Dukungan Sekolah Rakyat Lewat Program Edukasi di Sulsel
  • KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat
  • Akurasi DTSEN Menentukan Ketepatan Kebijakan dan Bantuan
  • DPR Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Kewenangan dalam RUU Perampasan Aset
  • BNI Gandeng Pajakind, Integrasikan Layanan Perbankan dan Pajak untuk UMKM
  • Polri-Komdigi Perlu Gandeng Tiktok dan Meta Berantas Live Streaming Tawuran
  • Masuk 4 Besar Fortune Indonesia 100, Astra Raih Penghargaan Perusahaan dengan Karyawan Terbanyak
Minggu, September 27
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » DPR Harap KTT ASEAN ke-42 Hasilkan Ratifikasi Hukum Soal Stabilitas Laut China

DPR Harap KTT ASEAN ke-42 Hasilkan Ratifikasi Hukum Soal Stabilitas Laut China

redaksiBy redaksi7 April 2023 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono berharap KTT ke-42 ASEAN mendatang mampu menghasilkan perjanjian yang diratifikasi oleh parlemen masing-masing negara guna menjadi produk hukum sebagai upaya menjaga keamanan dan stabilitas di Laut China Selatan.

“Kalau perlu kita membuat suatu perjanjian yang di mana diratifikasi oleh parlemen masing-masing negara sehingga menjadi suatu produk hukum,” kata Dave saat dihubungi di Jakarta, Kamis, 7 April 2023.

Dave juga berharap KTT ASEAN yang digelar pada 9-11 Mei 2023 mampu menghasilkan kesepakatan dan menelurkan kebijakan luar negeri dari semua negara peserta.

“Outputnya pertama kan memang harus ada kesepakatan dari semua negara-negara ini. Itu satu. Dua, harus dilanjutkan dengan kebijakan luar negeri di masing-masing negara,” tuturnya.

Dia mengingatkan agar perjanjian yang kiranya dihasilkan pada KTT ASEAN untuk menjaga keamanan dan stabilitas di Laut China Selatan benar-benar mampu direalisasikan dalam bentuk kebijakan di masing-masing negara peserta.

“Jadi jangan hanya kita membuat suatu perjanjian tapi hanya empty promises,” katanya.

Menurut dia, keketuaan Indonesia pada KTT ke-42 ASEAN memiliki kepentingan untuk memastikan tidak adanya eskalasi konflik di Laut China Selatan sehingga tidak berdampak pada negara-negara di Asia Tenggara.

“Kita memiliki kepentingan untuk memastikan bahwa tidak ada eskalasi dalam bentuk apapun, tapi kan kita juga harus lihat bahwa penyebab eskalasi itu apa saja selain China juga negara-negara barat yang terus meningkatkan kehadirannya di wilayah tersebut. Itu juga terus memprovokasi eskalasi di sana,” jelasnya.

Indonesia, lanjut dia, harus menunjukkan pula ketegasan untuk menolak berpihak pada suatu kekuatan negara dunia yang memperlihatkan ketegangan di Laut China Selatan, sembari menyerukan persatuan dan solidaritas antarnegara ASEAN.

“Jadi kita harus terus mendorong unity dan solidarity di antara negara-negara ASEAN,” kata anggota MPR RI itu.

DPR
redaksi

Keep Reading

KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat

Akurasi DTSEN Menentukan Ketepatan Kebijakan dan Bantuan

DPR Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Kewenangan dalam RUU Perampasan Aset

Polri-Komdigi Perlu Gandeng Tiktok dan Meta Berantas Live Streaming Tawuran

BNI Dekatkan Layanan Digital dengan Mahasiswa Lewat Jatinangor Music Fest

Penembakan Sopir oleh OPM Mengancam Keselamatan Warga Sipil

Berita Terkini

BNI Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa Sekolah Rakyat di Sulsel

26 September 2026

BNI Perkuat Dukungan Sekolah Rakyat Lewat Program Edukasi di Sulsel

26 September 2026

KUHP dan KUHAP Baru Harus Terimplementasikan di Masyarakat

21 September 2026

Akurasi DTSEN Menentukan Ketepatan Kebijakan dan Bantuan

20 September 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?