Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
  • BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM
  • BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance
  • BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026
Minggu, Agustus 16
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » KIB Terus Matangkan Nama Capres-Cawapres

KIB Terus Matangkan Nama Capres-Cawapres

redaksiBy redaksi1 Februari 2023 Nasional Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) belum akan mengumumkan siapa Capres-Cawapres mereka. KIB yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP ini masih perlu mematangkan kandidasinya.

“Saya kira KIB juga sedang mematangkan soal siapa kira-kira kandidat Capres dan Cawapres yang akan mereka usung. Ini kan koalisi yang sejak  lama paling awal terbentuk tapi progress soal Capres dan Cawapresnya belum kelihatan,” tegas Adi, Selasa, 31 Januari 2023.

Dari internal KIB, sosok Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto paling kuat. Golkar solid untuk mencalonkan ketua umumnya sesuai dengan hasil musyawarah nasional. Namun beredar juga nama-nama dari eksternal oleh PAN dan PPP.

“Misalnya sudah mulai muncul belakangan dimana Erick Thohir misalnya sangat mungkin akan diusung oleh PAN sebagai salah satu jagoan, entah sebagai Capres ataupun Cawapres, sementara Golkar kan punya Airlangga Hartarto. Kita juga tidak tahu siapa yang akan disorongkan oleh PPP,” jelas Adi yang juga dosen di UIN Syahid  Jakarta ini.

KIB lanjut Adi, juga perlu cepat menentukan Capres dan Cawapres mereka, karena koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Nasdem, Demokrat dan PKS sudah menentukan Capres Anies Baswedan.

“Nanti tinggal tiga-tiganya itu berembuk kira-kira siapa yang akan dipilih? Tapi yang jelas KIB ini tentu sudah mematangkan siapa yang akan diusung apalagi poros perubahan kan sudah siap usung Anies, tinggal kepastiannya deklarasinya saja,“ ujarnya.

Sebelumnya, KIB direncanakan untuk mengadakan pertemuan pada pekan ini. Pertemuan ini berisi agenda menerima laporan persiapan jelang pemilu juga menyampaikan nama-nama kandidat oleh partai.

Strategi Khusus

Sementara itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai Koalisi Indonesia Bersatu patut untuk segera mendeklarasikan nama capres-cawapres yang bakal diusung di Pilpres 2024.

“KIB harusnya lebih cepat, lebih baik. Sehingga yang kita tahu capres-cawapres bisa keliling Indonesia untuk mensosialisasikan visi pencapresannya. Bisa berkeliling Indonesia, menyapa, menyalami masyarakat,” jelasnya.

Menurut Pangi hal itu akan lebih menguntungkan bagi semua pihak mengingat jadwal kampanye yang terhitung pendek.

“Jauh lebih baik lebih cepat masyarakat tahu sehingga tidak memilih kucing dalam karung. Karena kalau dilihat dari jadwal KPU, itu tidak mungkin bisa menyapa menyalami, bertemu dengan masyarakat 270 juta dengan luas wilayah yang begitu besar kalau berdasarkan jadwal KPU,” ungkapnya.

Kendati demikian, Pangi menilai ada strategi dan desain tertentu dalam KIB yang membuat mereka tidak kunjung mendeklarasikan nama capres. “Saya pikir partai pasti punya desain, punya strategi. Mungkin menunggu momentum baik, hari baik,” tambahnya.

Selian itu, bisa saja KIB tengah menunggu partai lain untuk bergabung dengan koalisi beranggotakan Golkar, PPP, dan PAN itu. Ada pula kemungkinan pembahasan nama capres di internal KIB masih belum menemui titik temu.

“Mungkin itu yang membuat KIB belum mengumumkan capres-cawapres agar partai lain yang bergabung ke KIB,” pungkasnya.

Airlangga Hartarto Pemilu 2024
redaksi

Keep Reading

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga

BNI Sabet Dua Penghargaan Internasional untuk Layanan UMKM dan Trade Finance

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Berita Terkini

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026

BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

26 Juli 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

24 Juli 2026

BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026

23 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?