Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

GoTo Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Lewat BPJS Hingga Bursa Kerja

28 Januari 2026

Mitra Gojek Kini Bisa Beli Daging Berkualitas Harga Terjangkau

13 Januari 2026

Buka Masa Sidang DPR, Puan Singgung Pemberlakuan KUHP Baru

13 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • GoTo Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Lewat BPJS Hingga Bursa Kerja
  • Mitra Gojek Kini Bisa Beli Daging Berkualitas Harga Terjangkau
  • Buka Masa Sidang DPR, Puan Singgung Pemberlakuan KUHP Baru
  • DPR Kawal Pengurusan Dokumen Kependudukan Korban Bencana yang Digratiskan
  • Menkeu: Percepatan Penyaluran Dana Darurat Telah Dilakukan
  • Mensos Laporkan Sejumlah Penugasan dari Presiden Prabowo Terkait Bencana Sumatra
  • Bupati Aceh Utara Sampaikan Kebutuhan Pengungsi
  • Gubernur Aceh Harap Rakor Satgas Pemulihan Pasca Bencana Hasilkan Langkah Konkret
Rabu, Februari 11
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Masuk Tahun Politik Judi Online Makin Marak, HNW Minta PPATK Bekukan Transaksi Judi Online dan TPPO

Masuk Tahun Politik Judi Online Makin Marak, HNW Minta PPATK Bekukan Transaksi Judi Online dan TPPO

redaksiBy redaksi30 Desember 2022Updated:3 Januari 2023 MPR Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

JAKARTA – Wakil Ketua MPR-RI sekaligus Anggota DPR-RI Komisi VIII yang membidangi urusan agama, perempuan, dan anak, Hidayat Nur Wahid, mendesak PPATK menggunakan kewenangannya untuk membekukan rekening para pelaku transaksi judi online dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) termasuk di dalamnya penyebaran pornografi anak, apalagi saat memasuki tahun politik. HNW sapaan akrabnya juga mengingatkan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti temuan PPATK tersebut agar dampak negatif dan destruktif dari judi online dan TPPO tidak terus terulang.

“Hal ini penting agar perhelatan 5 tahunan sekali Pemilu serentak pada tahun 2024  dapat berjalan di atas moralitas sosial yang kondusif dan baik. Sehingga Pemilu bisa sukses dipersiapkan dan digelar dengan hasil yang memajukan kehidupan Bangsa dan praktik demokrasi yang lebih konstruktif,” disampaikan Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/12).

Pada konferensi persnya (28/12), PPATK menyampaikan terdapat transaksi mencurigakan senilai Rp 183,3 Triliun sepanjang tahun 2022. Di antara transaksi tersebut adalah judi online, video porno dan perdagangan orang yang melibatkan anak-anak.

HNW yang merupakan Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini menjelaskan, banyak diberitakan bagaimana judi online telah merusak harmoni kehidupan termasuk pada hubungan keluarga, seperti perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, bahkan hingga pembunuhan.

“Keharmonisan keluarga retak karena salah satu anggotanya kecanduan judi online. Ini berdampak pada rusaknya institusi keluarga, serta tidak terpenuhinya hak anak-anak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang sebagaimana amanat Pasal 28C UUD NRI 1945,” sambungnya.

Anggota DPR-RI Fraksi PKS ini mengingatkan, selain risiko judi, anak-anak juga terpapar risiko pornografi dan menjadi korban perdagangan orang (trafficking).

Berdasarkan data Simfoni PPPA, di tahun 2022 terjadi setidaknya 12.191 kasus eksploitasi, trafficking, dan kekerasan seksual, meningkat dari 11.349 kasus di tahun 2021. Kelompok usia korban terbesar adalah anak-anak usia 13-17 tahun dan 6-12 tahun yakni sekitar 50%.

“Data bertahun-tahun ke belakang selalu menunjukkan bahwa kelompok usia anak-anak merupakan korban kekerasan terbanyak. PPATK harus berani memutus arus transaksi pada kejahatan yang meningkatkan paparan kekerasan pada anak, seperti judi online dan TPPO ini,” lanjutnya.

Hidayat juga mendesak Kementerian PPPA untuk mengawal kelanjutan temuan kejahatan-kejahatan tersebut dari PPATK ke aparat penegak hukum.

Sesuai amanat UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, tugas PPATK sebatas menyampaikan informasi, adapun kewenangan menindaklanjutinya ada pada aparat penegak hukum.

“KemenPPPA harus hadir menjadi penghubung dan koordinator antara PPATK dan APH khususnya pada transaksi-transaksi yang meningkatkan paparan kekerasan anak, sehingga seluruh temuan bisa ditindaklanjuti hingga tuntas. Dengan demikian kasus-kasus kekerasan bisa diturunkan dan anak-anak menjadi lebih terlindungi. Jika sejak awal tahun politik ini judi online serta TPPO dapat dihentikan secara maksimal, maka harapan Pemilu dan hasilnya yang lebih baik dapat diwujudkan, sehingga generasi milenial, Z, dan Alpha akan makin percaya diri untuk persiapkan diri melanjutkan kehidupan yang lebih berkualitas untuk era abad kedua Indonesia merdeka,” pungkasnya.

Bekukan Transaksi Judi Online HNW Judi Online PPATK Tahun Politik TPPO
redaksi

Keep Reading

MPR: Tingkatkan Keterampilan Demi Mendorong Kemandirian

Bahas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Eddy Soeparno Bertemu Kepala Daerah

Dedi Iskandar Minta Ada Penguatan Peran DPD Untuk Mengawasi Pemerintah Daerah

HNW Harap BPKH Tak Hanya Jadi Kasir

Catatan Bamsoet: Inisiatif Presiden Prabowo Perbaiki Tatanan yang Tidak Ideal

HNW Apresiasi Teroboson Presiden Soal Kementrian Haji dan Umrah

Berita Terkini

GoTo Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Lewat BPJS Hingga Bursa Kerja

28 Januari 2026

Mitra Gojek Kini Bisa Beli Daging Berkualitas Harga Terjangkau

13 Januari 2026

Buka Masa Sidang DPR, Puan Singgung Pemberlakuan KUHP Baru

13 Januari 2026

DPR Kawal Pengurusan Dokumen Kependudukan Korban Bencana yang Digratiskan

31 Desember 2025
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?