Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

ABK Fadil Ramadhan Tak Divonis Hukuman Mati, Habibirokhman Bersyukur

10 Maret 2026

Ekonomi Tumbuh 6,76%, Batam Sukses Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional

9 Maret 2026

Status Siaga 1 TNI Bukti Negara Siap Lindungi Masyarakat

9 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • ABK Fadil Ramadhan Tak Divonis Hukuman Mati, Habibirokhman Bersyukur
  • Ekonomi Tumbuh 6,76%, Batam Sukses Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional
  • Status Siaga 1 TNI Bukti Negara Siap Lindungi Masyarakat
  • Gobel: Sistem Ketahanan Energi Perlu Diperkuat
  • Penegakan Hukum Tak Boleh Bergantung pada Kasus Viral
  • PT TASPEN Sukses Cairkan THR Pensiun 2026 Hingga 97 Persen Penerima
  • RUU PPRT Akan Mewajibkan Penyalur ART Punya Legitimasi
  • Abdul Fikri Minta Pemerintah Utamakan Penyediaan Ekosistem Riset Bagi Penerima LPDP
Minggu, Maret 29
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » 11 Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem Hingga 1 Januari 2023

11 Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem Hingga 1 Januari 2023

redaksiBy redaksi26 Desember 2022Updated:30 Desember 2022 Peristiwa Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

11 provinsi berpotensi hujan lebat hingga 1 Januari 2023. Ke-11 provinsi itu, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

“Ini gambaran prakiraan cuaca dari BMKG dari 25 Desember sampai 1 Januari ada potensi hujan lebat hingga sangat lebat di 11 provinsi, kalau kita bicara hujan sangat lebat maka yang kita khawatirkan adalah daerah sekitaran aliran sungai kemudian daerah sekitar lereng tebing,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam jumpa pers, Senin 26 Desember 2022.

Sedangkan sembilan provinsi lainnya diprediksi hujan sedang hingga lebat. Yaitu Aceh, Lampung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Untuk itu, dia meminta masyarakat mewaspadai ketika hujan lebat lebih dari dua jam. Dia mengatakan warga diimbau untuk menunggu hingga dua jam setelah hujan berhenti untuk mengantisipasi datangnya banjir. Dia mencontohkan ketika tinggi muka air di Pintu Katulampa, tinggi. Maka perkiraan aliran air tiba di Jakarta bisa 6 atau 8 jam ke depan.

“Ini masyarakat di sekitar aliran sungai, daerah lereng tebing yang tak ada vegetasi ataupun ada vegetasi sebaiknya menyingkir ke tempat aman, setelah hujan reda jangan langsung kembali ke rumah, tunggu 1-2 jam, karena debit di hulu butuh waktu untuk sampai hilir. Ini harus diwaspadai,” kata dia. 

Untuk itu, dia meminta warga yang berwisata ke daerah wisata air waspada. “Khusus untuk daerah aliran sungai dan air terjun perhatikan kalau hujan lebat, sekarang ada glamping, ada kita menginap di sepanjang aliran sungai, kalau hujan lebih dari 2 jam, naik dulu ke tempat aman,” tambahnya.

Cuaca Ekstrem
redaksi

Keep Reading

Pj Bupati Sorong Belikan Alat Musik Untuk 3 Gereja

Berkah Ramadan, Relawan KITA Berbagi Dengan Ratusan Anak Yatim

Erupsi Gunung Merapi Belum Berpengaruh pada TWC Borobudur

Gempa 4,0 Magnitudo Guncang Jayapura Papua, Tidak Berpotensi Tsunami

BPBD DKI Klaim Cuaca di Jakarta Masih Bisa Terkendali

Badai Dahsyat Terjang Jabodetabek Besok? Ini Kata BMKG

Berita Terkini

ABK Fadil Ramadhan Tak Divonis Hukuman Mati, Habibirokhman Bersyukur

10 Maret 2026

Ekonomi Tumbuh 6,76%, Batam Sukses Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional

9 Maret 2026

Status Siaga 1 TNI Bukti Negara Siap Lindungi Masyarakat

9 Maret 2026

Gobel: Sistem Ketahanan Energi Perlu Diperkuat

8 Maret 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?