Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

27 Juni 2026

BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor

25 Juni 2026

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen
  • BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor
  • Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan
  • BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat
  • BNI Siagakan 13 Kantor Cabang Saat Libur Tahun Baru Islam 1448 H
  • Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, BNI: Regenerasi Atlet Berjalan Positif
  • BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect
  • BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking
Selasa, Juni 30
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda ยป ProJo: Budi Arie Tak Terkait Jaringan Judol di Kementerian Komdigi

ProJo: Budi Arie Tak Terkait Jaringan Judol di Kementerian Komdigi

redaksiBy redaksi9 November 2024Updated:9 November 2024 Uncategorized Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sekjen DPP Pro Jokowi (ProJo), Handoko, menegaskan, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi merupakan korban pengkhianatan oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang terlibat dalam konspirasi bandar besar judi online (judol).

Handoko menjelaskan, sejak Budi Arie Setiadi diangkat sembagai Menkominfo oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 17 Juli 2023, tugas utama yang diamanahkan Presiden RI ke-7 tersebut kepada Ketua Umum ProJo adalah menyelesaikan proyek mangkrak BTS 4G dan pemberantasan Judol.

Mengenai pemberantasan judol di ranah digital, Handoko mengatakan, Kominfo membutuhkan sumber daya di bawah Direktorat Pengendalian Ditjen Aptika dalam jumlah yg memadai termasuk integritasnya.

“Ketika mulai bertugas pada 17 Juli 2023, Budi Arie mendapati kekurangan kuantitas dan  kualitas (termasuk dugaan  pihak- pihak di dalam Kominfo yg diduga terlibat melindungi judi online) . Sehingga beberapa orang di rotasi tugasnya,” ungkap Handoko dalam keterangan pers, Jumat (8/11).

Memang, diakui Handoko, jumlah personil untuk mengawasi dan melakukan take down situs-situs judol sangat terbatas. Bahkan, sampai saat ini juga soal SDM masih jauh dari ideal karena keterbatasan alokasi anggaran.

“Untuk mengatasi kekurangan SDM dilakukanlah rekrutmen  petugas-petugas di bawah Direktur Pengendalian. Mereka diambil dari non pegawai Kominfo. Puluhan calon diseleksi oleh Direktorat Pengendalian. Tim awalnya hanya mampu melakukan take down 10.000 situs per hari. Jelas jauh dari memadai untuk memenuhi target pemberantasan judi online,” tutur Handoko.

Handoko mengungkapkan, dalam masa rekrutmen ini beberapa pihak banyak yang mengajukan diri. Kemudian, sambung Handoko, seorang pejabat tinggi di Komdigi bernama  Zulkarnaen Apriliantony alias Tony Tomang menawarkan beberapa orang yang disebutnya sebagai hacker-hacker muda NKRI yang merah putih.

“Muncullah AK melalui T sebagai salah satu tenaga muda anti judol. Saudara AK memperlihatkan kemampuan sistem dan mesinnya bisa men take down 50.000 sampai 100.000 per hari. Sebenarnya ada beberapa nama lagi yang masuk tapi belakangan mereka mundur,” tukas Handoko.

Menteri Budi Arie, lanjut Handoko, tentu menerima usulan dari berbagai pihak yang pro pemberantasan judol. Saudara AK bukan tidak diterima di Kominfo, tapi karena dia lulusan SMK, sehingga menjadi sulit untuk menetapkan penggajiannya.

“T dikenal oleh Menteri Budi Arie sebagai aktivis politik dan dekat dengan Menteri Perhubungan (red. Budi Karya Sumadi). Tidak ada kerjasama apapun sebelumnya. T kemudian masuk Timses  resmi Ganjar Mahfud dan Pramono-Rano, Calon Kepala Daerah Jakarta dari PDI Perjuangan sebagai Ketua Bidang Konten Sosmed,” beber Handoko.

Seluruh proses rekrutmen berikut administrasi ditangani Direktorat Pengendalian, termasuk untuk AK
. Tenaga pengawasan dan penindakan (take down) bekerja dan diawasi di bawah Direktorat Pengendalian, bukan di bawah Menteri Budi Arie.

Kemudian, imbuh Handoko, T dan  AK serta sejumlah PNS Kominfo diketahui menjadi operator bandar judi online. Mereka bahkan bekerja di kantor satelit di Bekasi untuk melindungi 1.000 situs judol dari take down Kominfo (kini Komdigi).

“Tidak ada kaitan aktivitas mereka melindungi situs judol dengan Menteri Budi Arie. Karena Menteri Budi Arie selama 15 bulan menjadi Menkominfo sangat konsisten memberantas judi online sesuai kewenangannya. Tidak ada perintah baik lisan atau tertulis dari Menkominfo Budi Arie untuk melindungi situs judi online. Jangankan melindungi 1000 situs judol bahkan 1 situs pun tidak ada, apalagi aliran dana,” tegas Handoko.

“Kini, nama Budi Arie dikait-kaitkan dan diframing dengan aktivitas ‘haram’ T yang sebenarnya jauh panggang dari api. Masyarakat dan media diharapkan fokus untuk memantau penangkapan bandar besar judi online seperti perintah Presiden Prabowo agar tak terkecoh isu dan framing pasca penangkapan ‘kroco-kroco’ pegawai Komdigi,” tandas Handoko.

Budi Arie, kata Handoko, justru menjadi korban pengkhianatan yang dilakukan pegawai KOMDIGI. T pun ternyata “bermain” tanpa sepengetahuan Direktur, Dirjen Aptika apalagi Menteri. Perintah untuk menumpas judol tidak dilaksanakan, malah mereka tergoda bersekongkol dengan bandar judol.

redaksi

Keep Reading

DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Berkedok Layanan BNIdirect

BNI Borong 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Layanan Transaction Banking

BNI Perkuat Mental Juara Atlet Muda, Alwi dan Ubed Tembus Semifinal Australian Open

BNI Kembali Raih Penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026

Berita Terkini

DPR Siap Dukung Penguatan Polri, Kepercayaan Publik Tembus 82,4 Persen

27 Juni 2026

BNI Siapkan Dashboard Digital DHE SDA, Permudah Eksportir Pantau Dana Ekspor

25 Juni 2026

Devin/Faathir Tembus Final Macau Open 2026, BNI: Bukti Regenerasi Bulu Tangkis Berjalan

20 Juni 2026

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

20 Juni 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?