Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

RAP Sports Day 2026 Satukan Kurator dan Advokat

4 September 2026

Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

28 Agustus 2026

Masuk BNI WondrX Gratis, Nasabah Bisa Ikut Lelang Rejeki Wondr Setiap Hari

23 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • RAP Sports Day 2026 Satukan Kurator dan Advokat
  • Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT
  • Masuk BNI WondrX Gratis, Nasabah Bisa Ikut Lelang Rejeki Wondr Setiap Hari
  • BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan Sejak Dini
  • WondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
  • Deretan Musisi Ramaikan wondrX 2026 di ICE BSD
  • Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
  • BNI WondrX 2026 Sediakan Layanan Perjalanan dari Tiket hingga Visa dalam Satu Zona
Minggu, September 6
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Yahya Zaini Harap Permenkes Harus Berpihak Pada Keberlangsungan Industri Kecil

Yahya Zaini Harap Permenkes Harus Berpihak Pada Keberlangsungan Industri Kecil

redaksiBy redaksi18 September 2024Updated:28 September 2024 Uncategorized Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota DPR Komisi IX Yahya Zaini mengungkapkan kekhawatiran terkait dampak peraturan baru Kementerian Kesehatan terhadap industri hasil tembakau (IHT).

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya berdampak pada perusahaan besar, namun lebih signifikan mempengaruhi petani tembakau, buruh pabrik, hingga pedagang kecil yang jumlahnya mencapai sekitar 5-6 juta orang.

“Kita bukan membela industri besar, tapi memperjuangkan mereka yang kecil. Industri besar bisa beralih ke bisnis lain, sementara yang kecil akan kesulitan jika aturan ini diterapkan tanpa pertimbangan matang,” ungkap Yahya.

Ia juga menyoroti kenaikan cukai rokok setiap tahun yang memberatkan industri, meskipun sumbangan devisa negara dari cukai tembakau cukup besar, mencapai Rp213 triliun pada tahun 2023.

Yahya mengkritik minimnya keterlibatan Kementerian Perindustrian dalam pembahasan peraturan terkait IHT, dan menyebut Kementerian Kesehatan terlalu dominan dalam mengatur sektor ini.

Lebih lanjut, Yahya menekankan pentingnya membangun opini publik yang seimbang terkait tembakau, melakukan lobi politik dengan pemangku kepentingan, serta mempertimbangkan jalur hukum seperti judicial review jika aturan yang memberatkan diterapkan.

“Saat ini, perlu ada keseimbangan opini di masyarakat. Kita juga harus melakukan lobi politik, terutama dengan pemangku kepentingan tingkat tinggi, agar nasib IHT tidak mati. Selain itu, kita bisa melakukan judicial review terhadap PP 28/2024 atau Permenkes yang akan keluar nanti,” tambahnya.

Diskusi ini diharapkan menjadi awal dari langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan industri tembakau di Indonesia, terutama bagi mereka yang bergantung pada sektor ini.

redaksi

Keep Reading

RAP Sports Day 2026 Satukan Kurator dan Advokat

Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM

BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026

Berita Terkini

RAP Sports Day 2026 Satukan Kurator dan Advokat

4 September 2026

Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

28 Agustus 2026

Masuk BNI WondrX Gratis, Nasabah Bisa Ikut Lelang Rejeki Wondr Setiap Hari

23 Agustus 2026

BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak dan Remaja untuk Belajar Kelola Keuangan Sejak Dini

23 Agustus 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?