Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

11 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa
  • Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025
  • Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini
  • Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman
  • Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan
  • Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi
  • DPR Soroti Wacana Pemerintah Tutup Program Studi di Perguruan Tinggi
  • Penguatan Ketahanan Pangan Jadi Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi
Selasa, Mei 12
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Andreas Hugo Harap Kemenparekraf Tak Dihilangkan di Era Prabowo-Gibran

Andreas Hugo Harap Kemenparekraf Tak Dihilangkan di Era Prabowo-Gibran

redaksiBy redaksi31 Agustus 2024Updated:4 September 2024 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira berharap organisasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tidak dihilangkan pada pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendatang.

Pasalnya, kementerian ini tercatat sebagai salah satu tulang punggung krusial bagi pemasukan devisa negara.

“Siapapun nanti menterinya, saya setuju dengan pendapat mas menteri yang harus tetap kita perjuangkan agar Kemenparekraf tetap ada dan juga DAK tetap ada dan bahkan harus ditingkatkan,” ungkap Andreas dalam Rapat Kerja Komisi X DPR dengan dengan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno membahas RKA K/L Kemenparekraf/Baparekraf TA 2025 dan usulan program-program yang akan didanai oleh DAK di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2024).

Jika dilihat dari sisi anggaran yang diterima pada 2025 mendatang, menurutnya, Kemenparekraf termasuk kementerian yang menerima anggaran yang minim, yaitu hanya sebesar Rp1,76 triliun. Sehingga, target yang ditetapkan pemerintah terlalu tinggi sekaligus tidak selaras dengan dukungan anggaran yang diterima.

“Ini adalah ironi dari akhir pemerintahan. Di satu sisi, KPI (Key Perfomance Index) meningkat. Namun, di sisi lain anggaran saja masih tanda tanya. Saya tidak ingin mengatakan ini akhir dari perjuangan, walaupun anggaran (sangat kecil) seperti ini,” tambahnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu juga menyayangkan hilangnya Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Tahun 2025. Kebijakan ini, nilainya, akan menghambat pembangunan infrastruktur parekraf di tingkat daerah.

Sebagai informasi, berdasarkan surat Kementerian Keuangan Nomor S-14/MK.7/2024 tanggal 13 Juni 2024 perihal Pedoman Penyusunan dan Penyampaian DAK Fisik oleh Pemerintah Daerah sebagai pengalokasian DAK Fisik Tahun Anggaran 2025, Kemenparekraf tidak memperoleh DAK Tematik.

Hal ini terjadi lantaran pemerintah baru mendatang memprioritaskan DAK digunakan untuk memperbaiki layanan dasar dan pengentasan pemukiman kumuh. Walaupun begitu, RPJMN Tahun 2025-2029 masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut antara Bappenas dan pemerintahan baru.

Melihat peluang ini, Andreas berharap penambahan usulan anggaran dan DAK Tematik bisa tetap diperjuangkan dan disetujuin pada pembahasan di Banggar DPR bersama pemerintah nanti.

“DAK ini sebenarnya justru diharapkan menunjang wilayah yang bukan kategori (parekraf) superprioritas. Oleh karena itu, perlu jadi catatan penting untuk kita semua (Komisi X dan Kemenparekraf) untuk memperjuangkannya terutama di banggar nanti,” tandasnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

Komisi X DPR Desak Dosen PTN di Daycare DIY Dinonaktifkan

Pimpinan DPR Prihatin Atas Insiden Kecelakaan KRL di Bekasi

DPR Soroti Wacana Pemerintah Tutup Program Studi di Perguruan Tinggi

Penguatan Ketahanan Pangan Jadi Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi

Berita Terkini

BNI, KIP, dan IPB Kolaborasi Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Mahasiswa

11 Mei 2026

Strategi Berbasis Data Antarkan BNI Raih Pengakuan Internasional di LinkedIn Talent Awards 2025

11 Mei 2026

Novita Hardini Luncurkan Buku “Bising dan Hening” di Hari Kartini

11 Mei 2026

Sambangi Gudang Bulog Cilacap, Novita Wijayanti Pastikan Stok Beras Masyarakat Aman

6 Mei 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?