Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia
  • DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat
  • BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores
  • Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran
  • BNI Tanam 258.000 Mangrove, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir
  • BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP
  • BNI Dukung Fajar/Fikri Jaga Tren Positif di China Open 2026
  • BNI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Gizi dan Edukasi Keluarga
Jumat, Agustus 21
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » Sugeng Suparwoto Tindaklanjuti Aspirasi Kendala Pabrik Coca-Cola

Sugeng Suparwoto Tindaklanjuti Aspirasi Kendala Pabrik Coca-Cola

redaksiBy redaksi7 Juli 2024Updated:30 Juli 2024 Uncategorized Tidak ada komentar1 Min Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menindaklanjuti asipirasi terkait kendala Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia selama memproduksi minuman berkarbonasi di Indonesia.

Salah satu yang menjadi kendala terbesar CCEP adalah penggunaan gula rafinasi yang harus impor.

Perusahaan minuman bersoda itu bahkan tidak bisa menggunakan produk dalam negeri.

“Nah itulah, makanya hadir disini Dirjen ETBK, juga ada Direktorat Jenderal Agro Karena apa? Di sini juga ada menyangkut tentang gula,“ ujar Sugeng kepada tim Parlementaria usai kegiatan di Cibitung, Bekasi, Rabu (4/7/2024).

Maka dari itu, dirinya bersama komisi VII DPR RI akan mendorong industri dalam negeri agar dapat menggunakan gula rafinasi lokal.

“Justru itu biarkan jelas ada off taker dalam hal ini coca-cola misalkan, makanya kita tingkatkan produksi gula dalam negeri sehingga bisa meningkat petani kita dan sebagainya,” lanjutnya.

Selain itu, sebagai salah satu perusahaan perusahaan multinasional, Coca Cola Indonesia tidak lepas dari stereotip atas kejadian yang sedang berlangsung antara Hamas dengan Israel.

Maka dari itu, ia pun mendorong agar dilakukannya klarifikasi guna menghindari biasnya isu mengenai itu di masyarakat.

“Bagaimana Hamas dan Israel, lantas di situlah posisi Coca-Cola distereotipkan seperti itu. Maka dari itu perlu penjelasan-penjelasan terkait itu,” tutupnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

BNI Jelaskan Kronologi Viral Siswa Sakit Datangi Bank untuk Aktivasi Rekening PIP

BNI Dukung Festival Seni MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif dan UMKM

BNI Raih Enam Penghargaan Internasional Digital CX Awards 2026

BNI Tegaskan Komitmen Antifraud demi Jaga Kepercayaan Nasabah

Putri KW Tembus Semifinal Japan Open, BNI Sebut Bukti Pembinaan Atlet Muda Makin Matang

Berita Terkini

Menuju 70 Tahun, Astra Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Indonesia

17 Agustus 2026

DPR Minta Penanganan Korban Gempa NTT Jadi Prioritas Tanggap Darurat

16 Agustus 2026

BNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

16 Agustus 2026

Astra Kembangkan Potensi Desa Kanreapia Hingga Menjadi Sentra Sayuran

27 Juli 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?