Close Menu
WikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Populer

Kondisi Pembelajaran di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Jadi Perhatian Penuh DPR

20 Februari 2026

Komisi I DPR: Presiden Perlu Diberi Kesempatan Bela Palestina di BoP

20 Februari 2026

Pengadaan Kendaraan Kopdes Merah Putih Berdampak pada Industri

20 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kondisi Pembelajaran di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Jadi Perhatian Penuh DPR
  • Komisi I DPR: Presiden Perlu Diberi Kesempatan Bela Palestina di BoP
  • Pengadaan Kendaraan Kopdes Merah Putih Berdampak pada Industri
  • DPR Minta Pemerintah Kedepankan Pendekatan Persuasif di Papua
  • DPR Tegaskan Pentingnya Peningkatan Kesejahteraan Guru
  • DPR Soroti Isu Reformasi Bea Cukai Hingga Kesehatan Mental Anak
  • Satgas Galapana DPR Gelar Rapat Koordinasi dengan Satgas Pemerintah
  • DPR Resmikan Relokasi 8 Rumah Korban Longsor di Bandung
Jumat, Februari 27
WikiParlemenWikiParlemen
  • Home
  • MPR
  • DPR
  • DPD
  • Daerah
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Polhukam
Login
WikiParlemen
Beranda » DPR Soroti Isu Reformasi Bea Cukai Hingga Kesehatan Mental Anak

DPR Soroti Isu Reformasi Bea Cukai Hingga Kesehatan Mental Anak

redaksiBy redaksi19 Februari 2026Updated:26 Februari 2026 DPR Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan pihaknya akan mengawal berbagai isu di Tanah Air. Salah satu yang menjadi perhatian DPR RI adalah isu kesehatan mental anak, termasuk dari ancaman child grooming.

Ini disampaikan Puan saat memimpin Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026. Puan memimpin Rapat Paripurna dengan didampingi pimpinan DPR RI lainnya, yakni Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurijal, Dasco, dan Sari Yuliati.

Dalam pidato penutupan masa sidang, Puan menjelaskan kinerja dewan sesuai fungsi-fungsi DPR mulai dari legislasi, anggaran, hingga pengawasan.

“DPR RI melalui Badan Legislasi, sedang melakukan evaluasi terhadap Program Legislasi Nasional untuk memastikan undang-undang yang akan dibentuk selaras dengan kebutuhan hukum nasional serta aspirasi dan kebutuhan pembangunan,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.

Beberapa Rancangan Undang-Undang yang sedang dalam tahap penyusunan oleh DPR RI antara lain Rancangan Undang-Undang tentang Pangan, Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional, Rancangan Undang-Undang tentang Ketenagakerjaan, dan Rancangan Undang-Undang tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

DPR RI pada masa persidangan ini juga sedang melakukan pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dalam rangka menjalankan Putusan Mahkamah Konstitusi.

Menurut Puan, penyelesaian pembentukan suatu Undang-Undang merupakan hasil kerja konstitusional bersama antara DPR RI dan pemerintah, sebuah komitmen politik yang tidak hanya administratif, tetapi moral dan kenegaraan.

“Komitmen politik bersama antara DPR RI dan Pemerintah untuk dapat mewujudkan ketertiban umum, memperluas kesejahteraan rakyat, membatasi kewenangan aparatur negara secara proporsional, serta melindungi kepentingan rakyat secara adil dan berkeadaban,” katanya.

Dalam fungsi anggaran, Puan mengatakan alat Kelengkapan DPR RI, komisi, dan badan terkait, bersama mitra kerja telah membahas evaluasi terhadap pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025. 

“Evaluasi tersebut bukanlah sekadar catatan, melainkan menjadi bahan perbaikan kinerja ke depan untuk pengelolaan keuangan negara yang semakin baik,” tegas Puan.

Puan mengingatkan kebijakan fiskal tahun anggaran 2026 difokuskan pada perwujudan kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi menuju Indonesia tangguh, mandiri, dan sejahtera. 

“Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2026, harus dapat menjawab kebutuhan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan rakyat,” ucapnya.

DPR
redaksi

Keep Reading

Kondisi Pembelajaran di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Jadi Perhatian Penuh DPR

Komisi I DPR: Presiden Perlu Diberi Kesempatan Bela Palestina di BoP

Pengadaan Kendaraan Kopdes Merah Putih Berdampak pada Industri

DPR Minta Pemerintah Kedepankan Pendekatan Persuasif di Papua

DPR Tegaskan Pentingnya Peningkatan Kesejahteraan Guru

Satgas Galapana DPR Gelar Rapat Koordinasi dengan Satgas Pemerintah

Berita Terkini

Kondisi Pembelajaran di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Jadi Perhatian Penuh DPR

20 Februari 2026

Komisi I DPR: Presiden Perlu Diberi Kesempatan Bela Palestina di BoP

20 Februari 2026

Pengadaan Kendaraan Kopdes Merah Putih Berdampak pada Industri

20 Februari 2026

DPR Minta Pemerintah Kedepankan Pendekatan Persuasif di Papua

19 Februari 2026
Kebijakan JP Moso
© WikiParlemen 2024. Web Design by Aconymous
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?