Site icon WikiParlemen

BNI Tawarkan SBR015 Lewat Wondr, Imbal Hasil hingga 6,85 Persen

JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menawarkan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) Ritel melalui aplikasi wondr by BNI. Kali ini, BNI menghadirkan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR015 dengan tingkat imbal hasil hingga 6,85 persen per tahun.

Selain menawarkan imbal hasil, nasabah yang membeli SBR015 menggunakan sumber dana fresh fund juga berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp15 juta, sesuai nilai pembelian dan ketentuan program yang berlaku.

SBR015 merupakan SBN Ritel yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia dengan skema imbal hasil mengambang dengan batas minimum atau floating with floor. Artinya, tingkat imbal hasil dapat mengikuti perkembangan suku bunga acuan, namun tidak akan berada di bawah tingkat minimum yang telah ditetapkan pemerintah.

SBR015 tersedia dalam dua pilihan tenor. Seri SBR015T2 memiliki tenor dua tahun dengan imbal hasil minimum 6,75 persen per tahun dan jatuh tempo pada 10 Oktober 2028.

Sementara itu, SBR015T4 menawarkan tenor empat tahun dengan imbal hasil minimum 6,85 persen per tahun dan jatuh tempo pada 10 Oktober 2030.

SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana mengatakan, kehadiran SBR015 melalui wondr by BNI diharapkan semakin memudahkan masyarakat mengakses instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial.

“Melalui wondr by BNI, kami ingin memberikan akses investasi yang semakin mudah dan praktis bagi masyarakat. Kehadiran SBR015 juga menjadi kesempatan bagi nasabah untuk membangun portofolio melalui instrumen investasi yang diterbitkan oleh pemerintah,” ujar Steven dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2026).

Menurut dia, SBR015 dapat menjadi salah satu pilihan investasi bagi masyarakat yang menginginkan pendapatan berkala sekaligus berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional.

Adapun program cashback pembelian SBR015 melalui wondr by BNI terbagi dalam dua periode. Program Early Bird berlangsung pada 28 September hingga 9 Oktober 2026, sedangkan periode Non-Early Bird berlangsung pada 10 hingga 22 Oktober 2026.

Besaran cashback diberikan berdasarkan nilai pembelian dengan sumber dana fresh fund serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

Steven mengatakan, digitalisasi layanan investasi juga menjadi bagian dari upaya BNI memperluas literasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam investasi.

“Kami berharap kemudahan melalui wondr by BNI dapat membantu masyarakat mengambil langkah investasi secara lebih terencana sesuai profil risiko, kebutuhan, dan tujuan finansial masing-masing,” katanya.

Untuk membeli SBR015, nasabah dapat membuka fitur investasi pada aplikasi wondr by BNI selama masa penawaran. Selanjutnya, nasabah memilih SBR015, menentukan seri dan nominal pembelian, lalu menyelesaikan proses pemesanan melalui aplikasi.

BNI menyatakan kehadiran SBR015 di wondr by BNI menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi melalui kanal digital.

Sejalan dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, BNI juga terus mengembangkan layanan keuangan untuk mendorong inklusi, memperluas partisipasi masyarakat dalam investasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Exit mobile version