Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, mengatakan pihaknya akan akan membawa isu kemanusiaan di Palestina dalam pembahasan dan usulan resolusi ke forum internasional.
Adapun forum yang dimaksud yakni, Asian Parliamentary Assembly (APA) di Tajikistan, dan forum Inter-Parliamentary Union (IPU) di Tanzania yang akan digelar dalam waktu dekat.
Menurutnya, kedua forum tersebut menjadi ruang untuk menyuarakan persoalan Palestina melalui diplomasi parlemen, mengingat kondisi di Jalur Gaza dan Tepi Barat sudah semakin kritis.
Di samping itu, ia pun mengecam tindakan perampasan rumah dan harta benda serta kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang dilakukan oleh pemukim ilegal dengan pengawalan tentara Israel.
Sehingga ia menilai, Indonesia perlu menentukan sikap secara mandiri di tengah persaingan kekuatan global sekaligus aktif membela korban pelanggaran hak asasi manusia dan kemanusiaan.
“Indonesia selalu aktif untuk menyuarakan, untuk membela para korban dari HAM, korban dari pelanggaran kemanusiaan,” kata Syahrul, dalam keterangan persnya, dikutip Rabu, 23 September 2026.
Pihaknya juga menegaskan, kehadiran delegasi Indonesia harus disertai upaya memperjuangkan gagasan dalam resolusi yang dihasilkan, dan melalui kedua forum tersebut, BKSAP akan mengupayakan agar pandangan Indonesia turut mewarnai sikap bersama parlemen internasional.
“Kami BKSAP, delegasi Indonesia, akan hadir dan akan berusaha untuk memasukkan pikiran-pikiran kita dalam usulan dari resolusi yang akan dihasilkan dua forum ini,” tegasnya.

