Site icon WikiParlemen

BNI Perkuat Literasi Keuangan Anak Muda Lampung Lewat Financial Festival 2026

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat, terutama kalangan generasi muda. Salah satunya melalui dukungan terhadap Lampung Financial Festival 2026 yang mengusung tema Young, Smart & Ready: Menyiapkan Generasi Muda Lampung Menghadapi Masa Depan.

Festival tersebut digelar di Novotel Bandar Lampung pada 5-6 September 2026. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi dan dialog bagi masyarakat untuk memahami berbagai persoalan ekonomi dan keuangan yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, literasi keuangan menjadi semakin penting seiring meluasnya akses terhadap layanan keuangan dan transaksi digital.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki pemahaman finansial yang baik agar dapat memanfaatkan kemudahan layanan keuangan secara bijak serta mengambil keputusan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan jangka panjang.

“Dukungan BNI terhadap Lampung Financial Festival menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan bagi generasi muda agar semakin memahami cara mengatur keuangan, merencanakan kebutuhan, serta menggunakan layanan keuangan secara bijak,” ujar Okki dalam keterangan tertulis pada Minggu, 6 September 2026.

Lampung Financial Festival 2026 membahas sejumlah isu yang relevan bagi anak muda. Di antaranya pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, perencanaan keuangan, investasi, perkembangan layanan keuangan digital, hingga pembentukan kebiasaan finansial yang sehat.

Sejalan dengan hal tersebut, BNI terus mengembangkan layanan digital wondr by BNI untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial nasabah. Layanan tersebut dapat digunakan untuk transaksi sehari-hari sekaligus membantu nasabah dalam mengelola dan merencanakan dana untuk kebutuhan masa depan.

Okki menegaskan, literasi keuangan bukan sekadar memahami produk dan layanan perbankan. Lebih dari itu, masyarakat perlu mampu menggunakan produk keuangan sesuai kondisi dan kemampuan finansial masing-masing.

“Literasi keuangan tidak berhenti pada pemahaman terhadap produk atau layanan, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu menggunakannya sesuai kebutuhan dan kondisi finansial masing-masing. Karena itu, BNI terus mendorong pemanfaatan layanan keuangan secara lebih terencana dan bertanggung jawab,” katanya.

Dia menambahkan, penguatan literasi keuangan menjadi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan semakin beragamnya pilihan produk keuangan yang tersedia bagi masyarakat.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI berkomitmen memperluas akses terhadap layanan keuangan yang diiringi peningkatan pemahaman masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan dapat membentuk masyarakat yang semakin cakap mengelola keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan penguatan layanan digital, BNI akan terus mendorong generasi muda agar lebih siap mengambil keputusan finansial, memanfaatkan peluang ekonomi, serta merencanakan masa depan dengan lebih baik.

Exit mobile version