Site icon WikiParlemen

Masyarakat Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana

Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pengetahuan mengenai penanggulangan bencana sebagai langkah mitigasi guna menekan risiko saat bencana terjadi.

“Tindakan mitigasi ini tidak selalu menuntut langkah besar, melainkan bisa dimulai dari kebiasaan menjaga lingkungan di area permukiman rumah,” kata Ansari, dalam keterangan persnya, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.

Ia pun menekankan pentingnya menyediakan ruang terbuka hijau di sekitar permukiman untuk membantu meningkatkan penyerapan air hujan agar dapat mengurangi potensi genangan dan banjir.

“Jangan semua lahan di pekarangan rumah atau di sekitar lingkungan kita dibangun dengan cor beton. Sediakan ruang terbuka hijau untuk keteduhan lingkungan dan meningkatkan serapan air hujan,” jelasnya.

Meski demikian, mata Ansari, penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama lintas sektor dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, pendekatan multipihak diperlukan agar upaya mitigasi dan penanganan bencana dapat dilakukan secara sistematis dan terintegrasi.

Selain itu, penguatan resiliensi masyarakat juga dinikai menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan menghadapi bencana, mulai dari mengurangi dampak, beradaptasi terhadap kondisi yang berubah, hingga memulihkan diri setelah bencana terjadi.

“Bencana alam memang sesuatu yang alamiah atau sunnatullah. Tapi menekan terjadinya risiko bencana melalui upaya yang berpihak pada kelestarian lingkungan adalah ikhtiar yang harus kita lakukan bersama,” katanya.

Exit mobile version