Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat menegaskan pentingnya mekanisme verifikasi terhadap lembaga filantropi atau organisasi nonpemerintah (NGO) yang menghimpun bantuan untuk Palestina.
Menurutnya, verifikasi perlu dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan bantuan masyarakat benar-benar sampai kepada rakyat Palestina.
“Yang kami sarankan adalah perlunya verifikasi terhadap NGO-NGO filantropi yang menggalang bantuan untuk Palestina, sehingga tidak terjadi penyelewengan dan amanah masyarakat benar-benar tersampaikan kepada rakyat Palestina,” kata Syahrul, dalam keterangan persnya, Rabu, 1 Juli 2026.
Terlebih saat ini telah banyak bermunculan berbagai lembaga kemanusiaan karena tingginya solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina. Sehingga akuntabilitas pengelolaan dana menjadi hal yang harus dijaga agar kepercayaan publik tetap terpelihara.
“Kita ingin menjaga amanah masyarakat yang berinfak. Dana yang dihimpun harus benar-benar sampai kepada rakyat Palestina,” tegasnya.
Selain itu, kata Syahrul, upaya membantu Palestina juga memerlukan kolaborasi antara parlemen, pemerintah, serta organisasi masyarakat sipil agar setiap langkah yang dilakukan saling melengkapi sesuai dengan kewenangan masing-masing.
“Parlemen, pemerintah, dan NGO memiliki peran yang berbeda. Karena itu, kerja sama antarpemangku kepentingan menjadi kunci agar dukungan Indonesia kepada Palestina semakin efektif,” katanya menambahkan.

