Site icon WikiParlemen

Konsep Diversifikasi Pangan Perlu Disosialisasikan Masif

Anggota Komisi IV DPR RI Slamet, menegaskan konsep diversifikasi pangan perlu disosialisasikan secara lebih masif dan lebih luas kepada masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, agar pemahaman mengenai pangan lokal dapat semakin mengakar.

Ia menilai, diversifikasi pangan bukan merupakan penambahan jenis pangan baru, tetapi bentuk upaya mengembalikan masyarakat pada sumber pangan lokal yang telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya bangsa.

“Kalau asumsi diversifikasi pangan adalah memperbanyak jenis pangan selain beras, mungkin istilah ini perlu mulai disosialisasikan kembali, terutama kepada mahasiswa,” kata Slamet, dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 15 Juni 2026.

“Kita ingin kembali kepada pangan lokal seperti jagung dan singkong yang memiliki ikatan historis yang kuat dengan masyarakat kita,” imbuhnya.

Diketahui, diversifikasi pangan adalah upaya untuk menganekaragamkan jenis makanan yang dikonsumsi masyarakat agar tidak bergantung pada satu bahan pokok tertentu seperti beras.

Strategi tersebut bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi seimbang sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Exit mobile version