Site icon WikiParlemen

Puan: Iduladha Momentum Perkuat Empati Sosial

Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan esensi Iduladha dan kurban bukan hanya pada penyembelihan hewan. Lebaran haji memiliki nilai keikhlasan, solidaritas, dan keberpihakan kepada sesama.

“Iduladha bukan hanya soal ritual ibadah kurban. Lebih dari itu, ini adalah refleksi tentang bagaimana kita harus berani berkorban demi kepentingan yang lebih besar, berbagi kepada sesama, menumbuhkan keikhlasan,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 6 Juni 2025.

Untuk itu, Puan mengajak seluruh masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momen reflektif untuk memperkuat rasa kemanusiaan dan solidaritas sosial.

“Iduladha mengajarkan kita untuk peduli, khususnya bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan. Bagi yang memiliki kelapangan rezeki, inilah saat yang tepat untuk berbagi dan memperkuat persaudaraan. Iduladha juga memberikan teladan tentang semangat gotong royong dan memperkuat empati sosial antar sesama,” katanya.

Dalam konteks penguatan ekonomi umat, Puan mendorong momentum kurban menjadi sarana untuk memberdayakan peternak lokal. Menurut dia, hal ini menjadi salah satu bentuk gotong royong sosial yang merupakan ciri atau kekhasan bangsa Indonesia.

“Semoga kurban yang kita tunaikan tahun ini tidak hanya menjadi amal ibadah, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi rakyat kecil,” kata Puan.

Mantan Menko PMK itu mengatakan semangat Iduladha juga bisa menjadi energi kolektif bagi seluruh penyelenggara negara untuk selalu memperjuangkan kebutuhan rakyat. Khususnya, bagi mereka yang hidup dalam kesulitan dan keterbatasan.

“Pengorbanan sejati adalah ketika kita menempatkan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan. Itulah hakikat kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan,” ucapnya.

Exit mobile version