Site icon WikiParlemen

Lalu Hadrian Serap Aspirasi Terkait Masalah PPDB Zonasi

Tim Komisi X DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Pemkot Surabay dalam rangka menampung aspirasi terkait persoalan pendidikan. Mulai dari adanya isu kurikulum merdeka, PPDB Zonasi, penerapan Ujian Nasional (UN) maupun Asesmen Nasional (AN)

“Terkait dengan PPDB ini banyak sekali masukan-masukan, agar beberapa rekrutmen siswa baru di jalur zonasi, prestasi dan jalur afirmasi. Nah slot (rekrutmen) untuk zonasi ini agar dikurangi, dan slot (rekrutmen) untuk prestasi ditambah. Nah, masukan-masukan ini nanti akan kami diskusikan dan tentunya diformulasikan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen),” ucap Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik ke Surabaya, Jawa Timur, Rabu ( 20/11/2024).

Dalam Kunker ini, Politisi Fraksi PKB tersebut juga menjelaskan adanya pembahasan terkait Kurikulum Merdeka. Menurutnya, Kurikulum Merdeka di Kota Surabaya sudah berjalan baik. Menurutnya, Kurikulum Merdeka di daerah lain masih terdapat beberapa persoalan yang masih belum bisa terealisasi dengan baik.

“Tentu, apa yang kita sudah dapatkan dari Surabaya hari ini, bisa menjadi rujukan bagi daerah lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Selain membahas soal penerapan Zonasi PPDB dan Kurikulum Merdeka, jajaran Komisi X DPR RI juga membahas kesiapan pelaksanaan UN di Kota Surabaya. Hasil dari diskusi ini, menurut Lalu, Pemkot Surabaya menyambut baik adanya kebijakan tersebut.

“Pada prinsipnya UN nggak masalah tetapi jangan menjadi satu-satunya penentu untuk kelulusan siswa. Karena belajar dari pengalaman-pengalaman yang lalu, UN banyak menyisakan persoalan juga, padahal dampak positifnya ada. Sekali lagi, teman-teman di Surabaya, seperti tadi kunjungan ke salah satu SMPN itu meminta, agar UN ada, tetapi bukan menjadi satu-satunya penentu (kelulusan),” terangnya.

Sementara itu, Penjabat sementara (PJs) Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani mengatakan saat ini Pemerintah Kota Surabaya telah menjalankan program nasional di bidang pendidikan, salah satunya adalah terkait makan siang bergizi gratis di sekolah. Menurutnya, salah satu program pendidikan tersebut telah siap dijalankan secara berkelanjutan ke depannya.

Exit mobile version