Site icon WikiParlemen

DPR Minta Novel Baswedan Beberkan Bukti Transaksi Mencurigakan Eks KPK

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta Novel Baswedan memberikan bukti riil adanya transaksi mencurigakan yang melibatkan eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bukti-bukti diperlukan agar informasi yang disampaikan tidak hanya membuat gaduh publik dan bisa segera ditindaklanjuti.

“Jangan klaim sepihak lalu seolah-olah menyudutkan penegak hukum tidak bergerak, kalau saya melihat KPK saat ini perform kok, banyak yang ditangkap, banyak yang OTT, edukasi berjalan pencegahan berjalan,” kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 4 Juli 2023.

Menurut dia, informasi dugaan tindak pidana bisa ditindaklanjuti jika ditemukan bukti yang konkret. Jika tanpa bukti, kata dia, Novel atau pihak lainnya diharap tidak membuat opini yang negatif kepada lembaga penegak hukum.

“Ya kita (Komisi III) minta buktinya seperti apa. Kalau memenuhi syarat ditindaklanjuti, tapi kalau tidak ada bukti ya jangan jalankan mekanisme peradilan opini, gitu,” kata dia.

Habiburokhman bahkan mempertanyakan kebenaran dari informasi dari Novel. Apalagi, informasi terkait adanya praktik rasuah di Komisi Antikorupsi beberapa kali beredar ke publik.

“Saya enggak tahu seberapa valid data-data tersebut berkali-kali ada data-data yang info-info seperti ini,” kata Habiburokhman.

Sayangnya, informasi yang diungkap itu tidak disertakan bukti-bukti. Politikus Partai Gerindra ini kembali menekankan jika informasi yang sumir tidak bisa ditindaklanjuti.

“Jangan klaim sepihak lalu seolah-olah menyudutkan penegak hukum tidak bergerak, kalau saya melihat KPK saat ini perform kok, banyak yang ditangkap, banyak yang OTT, edukasi berjalan pencegahan berjalan,” kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 4 Juli 2023.

Exit mobile version